Tuesday, November 15, 2022

Blog D2

 Refleksi:

Dalam pembicaraan, alur yang digunakkan harus logis, agar dapat memahami isinya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berbicara logis, yaitu alasan yang tepat untuk mendukung pendapat, dan tidak melebih-lebihkan logikanya seolah membuat logika sendiri, seperti "Menatap monitor seharian itu tidak baik untuk mata, karena cahaya pada laptop dapat menyebabkan pandangan mata kabur untuk seterusnya atau silinder."  Dalam argumen itu hubungannya dekat karena kita menggunakan mata untuk menatap monitor. Sikap dan bahasa juga harus konsisten, tidak berubah-ubah. Agar bahasa tidak membingungkan maupun menciptakan argumen yang melenceng. Hal yang seringnya terjadi pada saya ketika berargumen adalah tidak tenang dan  membuat argumen baru yang melenceng. Meskipun bisa kembali ke topik semula, pembicaraan tetap tidak logis.

Pada bagian selanjutnya, dibahasa cara pembicaraan menggunakan storytelling dalam menjelaskan diri sendiri. Saya secara pribadi kurang sering menggunakannya karena hampir tidak pernah menjelaskan diri sendiri. Dan dalam storytelling kita harus membuat tema yang menarik, konflik yang dapat diselesaikan dengan solusi, menarik simpati orang agar pendengar tertarik dengan kita.

No comments:

Post a Comment

Blog D20

 Buku: : Bicara Itu Ada Seninya - Oh Su Hyang Refleksi: Pada bab pertama yang dibaca,diceritakan tentang kisah seorang bernama Derby ynag me...